Bagaimana hukum mempelajari bahasa asing

kadang saya sendiri sebagi seorang yang mempelajari bahasa asing (non-arab) bertanya - tanya, apakah yang saya lakukan ini menyalahi agama? Karena saya lebih memahami bahasa Inggris daripada bahasa Arab, bahasa yang tentu dominan dan sangat identik dengan agama saya, Islam.

lalu suatu hari saya menemukan sebuah statement :

Mubah, boleh, terkadang dituntut, untuk dakwah
Tidak diharamkan, akan tetapi ada banyak ulama yang membenci orang – orang yang bisa berbahasa Arab, namun dominan menggunakan bahasa selain bahasa Arab.
Karena bahasa Arab menambah kewibawaan

-Ibnu Sutopo-
ya, saya percaya, selama menuju kebaikan, why not?


semoga kita selalu dilimpahi Rahmat dan Hidayah dari Allah.amin





3 komentar:

  1. salam kenal nisa :)
    masuk sih bisa, karena tes masih kemampuan umum IPS dan TPA,mungkin wawancara singkat (prosedur menyeusikan Universitas yang kamu tuju).
    yang penting suka bahasa Inggris dulu, soal kemampuan kan bisa diasah :) tapi passion? naah,,itu yang perlu adek mantapkan lagi,,

    semangat yaa :D

    BalasHapus
  2. hehe makasih ya kak atas info dan sarannya :) iya kak semangat! :D

    BalasHapus
  3. iya :) hanya bahasa Inggris :) mungkin yang dimaksud 22 jenis bahasa arab itu dialeknya :) Inggris juga punya banyak soal dialek :) satu negara Inggris pun punya beberapa aksen khas, orang Liverpool dan Newcastle sudah jauh beda dialek bahasanya dengan London, ibarat Surabaya dengan Madura , padahal beda selat 5 km :D

    BalasHapus

Pembaca yang baik pasti meninggalkan feedback