Masa kecil, kemarin

saya bukan homo, meskipun saat ini saya enggan berpacaran (setelah sekian kali gagal , tentu saja) hehe. Tapi saya sedang merindu, merindu sesuatu, merindu ini : 


ini jaman saya masih SMP, ketika masih sok ngatur dan keminter (sok pintar) , beruntung dulu nemu foto ini di Tempat Sampah deket Ruang OSIS SMP, jadi bisa di abadikan lebih lama fotonya. Pas megang bendera itu adalah saat dilantik menjadi Pengurus OSIS yang baru.hehe


ini foto saat baru saja menunaikan ibadah karnaval 17an, saya pake baju adat Minang (TK nol kecil waktu itu ) kiri saya pas, jadi Angkatan Laut yang cantik, Retno "Diah" Widyastuti (alm). Kami diapit Bapak dan Ibu saya.

satu momen lagi bersama Diah (putih paling kanan, sebelah saya), kawan, sahabat, pujaan hati saya waktu kecil dulu.hihihih . Sayang Kanker merenggut nyawanya 25 Oktober 2007 yang lalu.



saya pas kecil takut foto, jadi pas difoto polah - polah sendiri


ini dot kesayangan saya, Gustaf umur 2 tahun, itu pas difoto, saya sudah ancang-ancang lari (lihat tangan kiri)



ini pas saya kelas 5 SD, foto dengan mas Yoga (merah) dan adiknya Giovanni (orange) , saya anak tunggal, jadi mereka lah + dhek Resha, sodara - sodara saya. setiap hari bermain dan berantem.hihihihi

 waktu itu rumah kecil ibuk belum dibangun, jadi kami punya pekarangan yang luas di depan rumah untuk bermain, di Rumah Mbah Mardi (nenek mereka berdua) juga sangat luas dan rimbun untuk bermain apa saja sepuasnya. AG 451 W adalah mobil butut bapak saya waktu itu, unik karena buatan Australia. Lihat juga tanah yang bisa se-merah itu, dan pekarangan se-hijau itu, sekarang sudah jauh lebih panas dari yang dibayangkan. untuk keluar rumah saja kami segan.

ya, sedikit mengenang masa kecil saya, saat ini kami sudah merasa "besar" dan mungkin harusnya memang demikian, karena berfikir seperti anak kecil di usia sekian bukanlah hal yang layak untuk dilakukan.

dari sini mungkin kita bisa bercermin, waktu cepat berlalu dan terlalu berharga untuk disia-siakan.

salam sayang kawan, selamat berlibur dan foto, sekali lagi foto (masih) menjadi obat kangen masa kecil dan obat kangen kampung yang mujarab.

sekian :D



10:07 | Gustaf Wijaya |