The Tamansari Water Castle

The Tamansari Water Castle, seperti yang kita tahu, salah satu tempat paling banyak dikunjungi di Jogja. Tempat ini sangat cocok bagi mereka yang : Suka hunting foto, baru jalan dari keraton (karena memang jaraknya dekat dengan keraton, ndak lebih dari 2km kok) atau bagi mereka yang penasaran dengan nama besar "Tamansari". Tamansari ini selain pemandian, taman, tempat hepi-hepi Sultan (pada masanya) juga sistem pertahanan lo, jadi semacam kamuflase istana gitu deh. 

Pager di foto ini menunjukkan pintu masuk, mbayar yes, 3000, + ijin permit foto 1000/kamera. Foto ini diambil dari atas gapura pintu masuk (yang sebenarnya ini bagian sisi timur dari Tamansari saja)


kalo view yang dalemnya, begitu masuk, lurus, ada danau buatan, habis itu ada Gedhong Gapura Hageng (yang sebenarnya bagian paling barat dari Tamansari, Paling gede ini Gapura bro)




masuk danau buatan 


"Umbul Pasiraman" atau (ada yang menyebut dengan) "Umbul Binangun" (versi lain "Umbul Winangun") merupakan kolam pemandian bagi Sultan, para istri beliau, serta para putri-putri beliau.


next, ke barat lagi, masuk Gedhong Gapura Hageng 



Anda masuk, belok kiri, jalan 50m lewat kampung, maka akan masuk area Dapur, yang konon juga tempat istirahatnya dayang - dayang..dulu....


kembali ke depan Gedhong Gapura Hageng , anda keluar tembok, masuk kampung, muter dikit (jalan 150m an) 


nah, di kampung itu ada Batik - batik tulis, kata si Guide, para Abdi Dalem menghuni kawasan di sekeliling Tamansari ini. Next, Sumur Bawah Tanah, turun beberapa puluh anak tangga, pas penulis kesana (bulan Juni 2012) sedang ada restorasi besar-besaran di dalamnya, Umur ini tempat meditasi Sultan, juga konon tempat Imam shalat, Ada teroeongan di sini yang kata si Guide bisa nembus sampai Segara Kidul (laut Selatan) ketika dibuka untuk umum, malah dipake mesum, dasaar -.-



kembali ke Gedhong Gapura Hageng 


 tampak Gedhong Gapura Hageng  dari depan 


Istana Air (Water Castle) yang lulh lantah kena gempa Jogja 2006. Restorasi terus dilakukan, tapi kelakuan anak - anak yang sok eksis justru turut merusak keindahan puing - puingnya. Anak yang bolos sekolah, berduaanya di sini loh. Trus nulis - nulis .. Ida love Adi lah, Sutan love Sutin lah... dll..


Konon, restorasi akan membuka akses Tamansari langsung dari arah kauman (bagian Utara) dekat pasar Ngasem (pasar burung terbesar se -Jogja) . 

ada tips nakal ini, kalo anda masuk dari Pasar Ngasem, atau dari salah satu perkampungan di sekitar Taman sari, maka tidak perlu mbayar deh. Tapi ya gitu deh, masak dengan biaya semurah itu masih mau cheating bro? Itung - itung nyumbang restorasi Tamansari toh :D 


Sekian rekomendasi hari ini, semua foto di atas menggunakan Holga 135BC + FujiFilm Superia 200, Roll terakhir sebelum berhenti main lomo :) semoga bermanfaat, Selamat Enjoy the Enjoyable Jogja. 
@gostaff