Keturutan Java Jazz gara - gara @okyardianto

21:10

28 Februari 2014, hari terakhir saya training di Jakarta. Pastinya saya kontak yang punya Jakarta, sodara sedarah Trenggalek @okyardianto . Selama di Jakarta, mas Oky ini yang ngajak saya muter-muter kemana - mana, dari coffee shop sampai blusukan di Cibubur. (momentnya banyak, saya kuwalahan mau nulis yang mana dulu mas, suer) 

Gayung bersambut kafilah berlalu, mas Oky BBM saya, ngajak jalan. Seperti biasa, bertemu di depan Setiabudi Building, ternyata pas jalan saya dikasih tahu, kita cus ke Kemayoran, PRJ. 

"Java Jazz"
"Lho ada ta??" 

Kiri saya, Kanan Mas Okky

Ya salam, yang biasa cuma lihat beritanya di koran/TV, ini saya pegang tiketnya, thanks to Garuda Indonesia. Kebetulan hari itu hari pertama.

Yang kita cari malam itu 2 penampilan : Maliq and D'essential dan Tohpati. Maklum, pengetahuan Jazz kami tidak terlalu nge-Jazz se nge-Jazz pecinta dan penikmat Jazz. Ada penyanyi tambun dari luar negeri nyanyi menggebu-gebu malah saya bilang Bu Suryo (penjual nasi pecel selatan perempatan Kauman, yang rumahnya Trenggalek tahu itu, ibu ini tambun). 

Tohpati ternyata tampil sebelum Maliq, kami masuk dan duduk manis, menikmati Tohpati main "semusim". Foto ini yang tak terlupa, jika anda lihat video Tohpati di dibawahnya, kami disitu kawan :) 




Maliq
Seperti biasa, nonton Maliq tapi nggak bawa pacar itu aneh, kok aneh, 
"mau kah kau tuk, menjadi pilihankuu, menjadi yang terakhir dalam hidupku" 
(pas di Javajazz saya lirik mas Oky)
(pas di sby saya lirik Tomy)

"Bila memang, ku yang harus mengerti, mengapa, cintamu tak dapat ku miliki, salahkah ku bila, kaulah yang ada di hatiku"
(pas di Javajazz saya lirik mas Oky)
(pas di sby saya lirik Tomy)

"terasa berbeda, saat bersamanya, aku jatuh cinta, diaaa, ohh, seperti apa yang slalu ku nantikan"
lalu aku lirik mas Oky lagi -.-" 
kalau di sby, aku lirik Tomy

"Ku denganmu , selalu, menjadi pertanyaan, tanpa sebuah jawaban, tentang kita, dirimu dan aku,, tlah banyak buang waktu,.."
aku lirik mas Oky lagi
aku lihat sekeliling berpasangan lagi gandengan semua, jadi bingungkan mau gandeng tangan mas Okky apa enggak -.-"

....ya selanjutnya bisa dibayangkan, kecuali Drama Romantika, lagu Maliq mana yang enggak enak buat nggombal sama pacar?? tapi si mas Oky ini, tampak gagah dan keren di luar, tampak bergoyang non-stop kena musiknya maliq, baru tahu saya. Berkesan banget lah, tengah malam los joged sama wakil ketua Honda Vario Club Jakarta. Toop daah. Alhamdulillah  


Sesi Foto
Setelah acara, kami ke food court.. ternyata di situ, ada Lale dan Indra Lesmana, kami berfikir keras dan muter-muter di sekitarnya 78,9 kali baru berani minta foto (duh,ndesoe broo, | Trenggalek ndeso kok, wajar)

Nah, 1 Bang Indra Lesmana dapet, dia koment, "kok pake batik"
"baru pulang kerja baang" jawab kami kompak 

Mas Okky protes, pas giliran dia foto blur



Ngedusel bang Lale

Ada bang Jawa tapi nggak ikut pose pas ini




di Photobooth Java Jazz 2014  

Mas Okky dengan Maliq,
Mas Oky protes foto ngeblur lagi giliran dia,
hahaha, sori mas, ini faktor iman kita sebenarnya :P

Demikian, sampai subuh kami baru pulang, besok Jam 11 saya sudah di Cengkareng, jam 2 sudah di Surabaya. Terima kasih Jakarta, terima kasih mas Oky, Terima Kasih ya Allah. 
@gostaff


You Might Also Like

1 comments

Subscribe