AddToAny


Setelah dari nostalgia dengan kawan-kawan SMA di Trenggalek dan EIP bersama teman – teman kuliah Malang, saya tidak pernah membayangkan akan menghabiskan satu hari satu malam bersama dua orang petinggi MKA (Mitra Kreasindo Abadi, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang tulis menulis, pelatihan dan konsultan). Tempat yang dituju tidak pula disebut dekat, Rembang, Jawa Tengah. Mendapat Telpon saat Rapat penentuan best of the best EIP, tiba – tiba saya mendapat tawaran untuk turut dalam Safari dalam rangka Gerakan Siswa Menulis Buku, suatu tawaran yang 1000% persen tidak akan saya tolak tentunya.hehe




Pagi Gunung, Sore Laut
Jadilah saya menuruni pegunugan Batu Malang untuk sampai Arjosari, ketika sepeda motor cukup 30 menit, maka karena saya memilih angkot waktu itu, perlu 2 jam dan 2 angkot. Namun tak mengapa, karena sampai Surabaya dengan Restu dalam waktu yang masih masuk akal. Langsung lepas landas pukul 2 siang dari Kantor MKA. 26 Januari masih masuk hari di mana cuaca buruk akan terjadi sodara, tidak di Pegunungan, tidak di Pesisir, angin menunjukkan keangkuhannya.


Modal Dengkul
Ya, dalam perjalanan Beliau banyak bercerita, dan tentu, banyak yang dinasehatkan, jualan ide, masa kecil beliau, teman beliau, masa mengajar sebagai “executive” English tutor, tentang dosen Beliau, Political Economy, juga ketika beliau ternyata sempat “mencoba” menjadi pengajar di Universitas Petra, Tentang suasana di kampung Halaman Beliau (Madiun) , hingga topik terkait safari kami, seperti Penulis, grup FB dan Blog. Satu hal yang membuat saya sangat menciut ketika masih muda,Beliau – Beliau ini telah menaklukkan media cetak semacam Surabaya Post, sedangkan saya? Saya belum kemana – mana sodara. Tapi, setidaknya   modal yang saat ini saya punya tidak jauh beda, dengkul.

Dan hal itu nyata adanya!
Dalam beberapa kesempatan mengajar di SSC, saya mengilustrasikan bagaimana masa depan dua orang yang dulunya satu kelas, satu sekolah, yang satu bisa menjadi Dokter Kandungan, dan temannya bisa jadi Sopirnya Dokter kandungan. Ternyata hal itu memang terjadi, ada di dunia nyata. Pak Trio, sopir kami hari itu, adalah teman Pak Satria Dharma, satu Angkatan SMP hingga Perguruan Tinggi. Tidak seperti Pak SD yang lulus dengan IP 3.0 (yang waktu itu sangatlah bagus), Pak Trio memilih untuk tidak menamatkan S1 nya. Saat ini beliau bergelut dengan dunia Silver, dunia Taksi dan selalu menjadi jujukan Pak SD saat beliau membutuhkan Driver. Rasanya kita harus benar-benar menyadari bahwa salah memanfaatkan masa muda mungkin saja berujung “lain” di hari tua.

Gerakan Siswa Menulis Ke depan
Sebuah sekolah hebat terkadang muncul dari Guru yang hebat dan murid yang selalu termotivasi untuk maju dan terbuka. Di SMA yang kami tuju, Kepala Sekolahnya (meskipun baru 6 bulan menjabat) tapi sangat produktif soal menulis, 19 judul buku telah beliau hasilkan, sebuah jumlah yang sangat bagus tentu saja. Semoga dengan safari yang dilakukan akan membawa dampak yang baik pula bagi kemajuan murid- murid sekolah terebut ke depannya. Hal itulah yang tentu diharapkan oleh Pak Hardi dengan mengundang Inspirator – Inspirator dari MKA, Surabaya. Dengan Safari ini diharapkan virus menulis tidak hanya tejadi di sekitaran Surabaya, namun di luar Jawa Timur juga. Berkembangnya virus itu akan membantu meningkatkan produktivitas buku di Indonesia yang masih sangat sedikit (meskipun sangat berkembang dalam kurum waktu 5 tahun terakhir).

Setelah safari itu, yang ada hanya dua hal, rasa ciut dan rasa syukur. Rasa ciut saat ngobrol  dengan Beliau – beliau diperjalanan membuat saya sangat sadar atas ketidak-banyak-tahuan saya. (saat lewat Gerbang masuk Tuban saja saya langsung googling bagaimana itu cerita Ronggolawe, Juga tentang Oidipus Complex, yang saya tidak paham sebelumnya) . Namun tidak kurang rasa syukur saya panjatkan, saya diberikan kesempatan oleh Allah melalui Bapak pendiri MKA untuk menimba ilmu dari beliau, mengenal teman – teman beliau dan selalu mendapat wejangan – wejangan dari beliau, kesempatan yang mungkin tidak banyak mahasiswa yang mendapatkannya.

Alhamdulillah
Surabaya, 27 Januari 2012

saya bukan homo, meskipun saat ini saya enggan berpacaran (setelah sekian kali gagal , tentu saja) hehe. Tapi saya sedang merindu, merindu sesuatu, merindu ini : 


ini jaman saya masih SMP, ketika masih sok ngatur dan keminter (sok pintar) , beruntung dulu nemu foto ini di Tempat Sampah deket Ruang OSIS SMP, jadi bisa di abadikan lebih lama fotonya. Pas megang bendera itu adalah saat dilantik menjadi Pengurus OSIS yang baru.hehe


ini foto saat baru saja menunaikan ibadah karnaval 17an, saya pake baju adat Minang (TK nol kecil waktu itu ) kiri saya pas, jadi Angkatan Laut yang cantik, Retno "Diah" Widyastuti (alm). Kami diapit Bapak dan Ibu saya.

satu momen lagi bersama Diah (putih paling kanan, sebelah saya), kawan, sahabat, pujaan hati saya waktu kecil dulu.hihihih . Sayang Kanker merenggut nyawanya 25 Oktober 2007 yang lalu.



saya pas kecil takut foto, jadi pas difoto polah - polah sendiri


ini dot kesayangan saya, Gustaf umur 2 tahun, itu pas difoto, saya sudah ancang-ancang lari (lihat tangan kiri)



ini pas saya kelas 5 SD, foto dengan mas Yoga (merah) dan adiknya Giovanni (orange) , saya anak tunggal, jadi mereka lah + dhek Resha, sodara - sodara saya. setiap hari bermain dan berantem.hihihihi

 waktu itu rumah kecil ibuk belum dibangun, jadi kami punya pekarangan yang luas di depan rumah untuk bermain, di Rumah Mbah Mardi (nenek mereka berdua) juga sangat luas dan rimbun untuk bermain apa saja sepuasnya. AG 451 W adalah mobil butut bapak saya waktu itu, unik karena buatan Australia. Lihat juga tanah yang bisa se-merah itu, dan pekarangan se-hijau itu, sekarang sudah jauh lebih panas dari yang dibayangkan. untuk keluar rumah saja kami segan.

ya, sedikit mengenang masa kecil saya, saat ini kami sudah merasa "besar" dan mungkin harusnya memang demikian, karena berfikir seperti anak kecil di usia sekian bukanlah hal yang layak untuk dilakukan.

dari sini mungkin kita bisa bercermin, waktu cepat berlalu dan terlalu berharga untuk disia-siakan.

salam sayang kawan, selamat berlibur dan foto, sekali lagi foto (masih) menjadi obat kangen masa kecil dan obat kangen kampung yang mujarab.

sekian :D



Terkadang menjadi orang baru dan bekerja di kantor dengan suasana baru perlu adaptasi yang ndak kurang - kurang. berikut ilustrasinya yang dikaitkan dengan Sepak Bola..(lho)

ini adalah gambar formasi dalam sepak bola :


dan ini adalah gambar karyawan suatu kantor yang lagi kumpul bareng (tepatnya para pemain film tentang karyawan yang lagi foto bareng)


lalu apa hubungan di antara keduannya?

berikut saya mohon ijin menghubungannya dengan point of view yang sering muncul di pikiran.hihi

ini bukan tentang kita yang memang harus bekerja sama dengan teman sekantor seperti sebagai tim dalam sepakbola, tapi menghubungkan bola dengan durasi kerja anda,hehe

Striker

Striker adalah istilah untuk pemain bola yang berada di depan, dituntut selalu ganas, mencetak banyak gol dan agresifitas tinggi. Kemampuan bertahan yang baik tidak diperlukan selama dia selalu memberikan produktifitas tinggi kepada Tim

Striker ini lah yang menjadi ciri dari karyawan baru, harus agresif, tampil lepas dan terus "menyerang" untuk membuktikan bahwa perusahaan ndak salah pilih. Tentu, sebagai "anak baru" pasti butuh pengakuan. Cara membawa diri yang baik, adaptasi yang baik, mampu memanfaatkan setiap celah dan peluang untuk berkembang dan mendapat pengakuan. 

Midfielder

Gelandang harus tahu visi permainan, mengalirkan bola dari belakang ke depan, mengatur tempo dan membuat celah bagi para Striker. Menyediakan umpan matang untuk dikonversikan menjadi gol oleh Striker.

Midfielder atau pemain tengah ini adalah karyawan - karyawan yang mulai mempunyai tempat di kantor. Ketika kantor mulai kedatangan pemin baru, para gelandang ini lah yang harus membantu menjembatani "pendatang baru" di kantor, juga menjadi penyeimbang antara yang tua dan yang muda. 

Defender

Pemain bertahan wajib memberikan segala tenaga guna mempertahankan tim dari kebobolan, bahu - membahu dengan yang lain, Defender adalah jantung pertahanan, benteng yang kokoh. Walaupun sekali - kali menyerang, tugas utamanya adalah, tetap, bertahan.

Ini yang terjadi pada orang yang dianggap dan menganggap kategori "pemain lama" . Bertahan dan sesekali menggebrak adalah hal yang dilakukannya. Sehebat apapun anak baru yang masuk, tidak ada artinya tanpa defender, orang orang yang mempertahankan kedudukan Tim, menjaga pamor kantor, kinerja dan menjadi orang - orang yang mumpuni untuk menyeimbangkan gonjang - ganjing yang mungkin muncul.

Goalkeeper

hm.. tiga generasi sudah diwakilin sama 3 posisi tadi sih kalau menurut saya.hehe

sekali lagi, itu hanya pandangan pribadi, dalam sebuah kantor, semakin kental kekeluargaan maka semakin nyaman kita bekerja, tapi ketia terlalu nyaman, itu akan membahayakan kinerja tim itu sendiri kan? yah, mari sama - sama belajar. Menjadi karyawan seayik dan sebaik mungkin, sebelum menjadi bos yang layak terbang.amin :D 

ya, semalam Penganugerahan yang terbaik dalam Sepak Bola Dunia telah dilangsungkan. Oke, jangan bahas Pemain terbaiknya karena jelas Messi yang memenangkannya dan saya kurang suka dengan Beliaunya. Karena  dia tidak ada apa-apanya tanpa Xavi Hernandez (Prestasi Timnas Argentina membuktikan itu)

kita Bahas Gol terbaiknya saja  lah, karena ini jauh lebih bisa dinikmati sebenarnya :D 

berikut nominasinya :




yak, 2011 menjadi milik Neymar (Santos) kalau soal gol


Ya, Sayangnya Neymar masih terikat kontrak dengan Santos hingga 2015, kalo boleh nyaranin sih, cepet-cepet cari dolar gede ke Eropa Nak, keburu habis permainanmu ntar.
Penasaran dengan EIP? isinya apa aja? biarkan foto berbicara sodara,

mari ke flickr :  Alamatnya di bawah ini ya :D http://www.flickr.com/photos/gustafwijaya/sets/72157628611878385/


tahun 2012 sudah kita tatap, 2011 kita tinggalkan dnegan sejuta (lebih sedikit) kenangan.
saya mencoba merangkum apa saja yang telah saya lakukan di 2011 ini, dengan harapan banyak yang bisa saya jadikan bahan evaluasi untuk 2012.

Januari 
Masih punya landak, pas bayi (lahirnya 26 Desember, 4 bayi landak lucu) saya mengabadikan beberapa fotonya 
Lucu, imut dan masih berharga lumayan jika dijual kala itu
tapi Ladak baru bisa dijua setelah 3 bulan memang

Februari
Ok, Januari - Februari 2011 : banyak meluangkan waktu untuk mengurusi hati dan cinta
Walaupun gagal maning - gagal maning

Maret
Mulai merasakan bagaimana ritme jadi mahasiswa itu sebenarnya sangat menyenangkan
Juga mulai merasakan kedekatan yang menyenangkan dengan Murid di SSC
Di sisi lain, resmi jomblo lagi.

April
Mei 
Memulai kegalauan atas libur yang sangat panjang

Juni
Libur kali ini : fokus untuk mbak, serumah semua fokus untuk operasi Mbak yang ke-12,(yang dalam hitungan hari disusul yang ke-13 dan 14)
nulis Puisi

Juli
kesimpulannya adalah, liburan sangat membuat otak tidak produktif

Agustus
Mulai galau masa Depan 
Merasakan mudik sebagai karyawan, motoran bareng teman kerja. Alhamdulillah

September
Mulai ngampus lagi, mulai bertarung sebagai mahasiswa yang masuk golongan agak tua .hehehe
di dunia futsal, EFC (club di jurusan) mulai membangun kekuatan Srikandinya 

Oktober
November
Mulai punya kamera sendiri, mulai belajar dengan kamera analog, memlilih ribet dan yang sulit-sulit.hehe
Mengenang 4 Tahun ditinggal Retno Diah, wanita yang masih saya puja hingga saat ini

Desember
Umur saya 21.
sempat mencoba memperbaiki hubungan dengan seorang adik angkatan di Kampus, tapi, saya rasa saya terlalu banyak menemukan ketidakcocokan.

seperti desain lampu ini, 2011 berakhir dengan suatu titik cerah yang mulai tampak, meski tertutup selubung yang ruwet -.-"

sekian ya, terima kasih blog, sudah mau saya curhati terus-terusan.
semoga 2012 indah buat kita.amin
author
Gostaff
Penikmat kopi arabica yang suka rak buku dan seisinya